Januari 20, 2010
Posted by sukawarna in Akuntansi Sayang.Tags: akuntabilitas, akuntansi sektor publik, pengukuran kinerja, transparansi
add a comment
Setiap organisasi swasta maupun organisasi sektor publik akan menemui suatu permasalahan baik itu berasal dari intern maupun ekstern. Sedangkan organisasi yang baik adalah yang mampu mengatasi dengan segera dan penuh dengan tanggung jawab.
Sebuah fenomena yang berlaku di masyarakat umum mengenai kinerja organisasi sektor publik adalah penyelewengan yang biasa dikenal dengan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Rasanya sulit untuk menghindarkan organisasi sektor publik dari KKN, karena peluangnya yang begitu besar untuk melakukan penyelewengan. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Transparency International (TI) menyatakan bahwa :
“Skor Indonesia dalam CPI 2009 adalah 2,8. Skor ini dapat dibaca bahwa Indonesia masih dipandang rawan korupsi oleh para pelaku bisnis maupun pengamat/analis negara. Skor Indonesia yang sangat rendah menunjukkan bahwa usaha pemberantasan korupsi masih jauh dari berhasil dan komitmen pemerintah terhadap terbentuknya tata kelola pemerintahan yang lebih baik harus dipertanyakan. Ini sangat memprihatinkan apalagi bila skor Indonesia dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Singapura, Brunei Darussalam (5,5), Malaysia (4,5), dan Thailand (3,3).“
Pemerintahan, merupakan salah satu organisasi sektor publik yang sangat rentan dengan penyelewengan. KKN juga merupakan salah satu pemicu terjadinya Krisis Ekonomi di Indonesia yang berkepanjangan (1998 – sekarang). Dalam sebuah tulisan di blog menyatakan bahwa 4 Penyebab Krisis Ekonomi Indonesia tahun 1997-1998 :
Jalan Sehatku…. ya Jalan Kakiku Januari 20, 2010
Posted by sukawarna in jalan.add a comment
hmm…. ternyata ingin sehat tak selalu mahal,,,
jadi ingat suatu pepatah yang mengatakan bahwa “lebih baik mencegah daripada mengobati”…
tindakan preventif (pencegahan) tidak memerlukan biaya yang mahal,, namun perlu kekuatan untuk selalu mengkonsistenkan diri dalam menjalankannya…
sedangkan tindakan kuratif (pengobatan) biasanya memerlukan biaya yang lebih besar… tindakan kuratif ini digunakan ketika tindakan preventif tidak mempan (biasanya karena ketidak konsistenan dalam menjalankannya)
kali ini saya ingin sedikit berbagi mengenai manfaat jalan kaki sebagai salah satu tindakan Preventif untuk mencegah beberapa penyakit. Manfaatnya yaitu :
1. Baik untuk jantung,
Di Indonesia penyakit jantung masih merupakan penyakit nomor satu yang mendorong angka kematian cukup tinggi. Makanan yang kurang sehat dan teratur serta olahraga menjadi faktor utama penyebab jantung.

