jump to navigation

RPP membukukan jurnal penyesuaian pertemuan ke 2 Juni 28, 2010

Posted by sukawarna in Akuntansi Sayang.
trackback

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Nama Sekolah                          : SMK

Mata Pelajaran             : Akuntansi

Kelas / Semester                      : X AK – 2 / Genap

Kompetensi Keahlian                : Manajemen, Bisnis dan Kesehatan

Pertemuan Ke –                       :  2

Alokasi Waktu             : 3 x @45 menit

Standar Kompetensi                 : Menyusun Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Kompetensi Dasar                    : Membukukan Jurnal Penyesuaian

  1. Indikator

–          Dapat Menganalisa dokumen sumber penyesuaian

–          Dapat mencatat jurnal penyesuaian yang diperlukan dengan tepat

  1. Tujuan Pembelajaran

–          Siswa dapat menganalisa dokumen sumber penyesuaian

–          Siswa dapat mencatat jurnal penyesuaian yang diperlukan dengan tepat

  1. Materi Pembelajaran
  1. Pendapatan yang diterima dimuka
    1. Dicatat sebagai kewajiban

Contoh soal : Pada tanggal 3 Agustus 2009, sebuah perusahaan telah menyewakan sebagian dari gedungnya untuk jangka waktu satu tahun dan untuk ini perusahaan menerima uang sebesar Rp. 7.200.000,-

Jurnal untuk tanggal 3 agustus adalah :

Kas Rp 7.200.000
Pendapatan diterima dimuka Rp. 7.200.000

Pada waktu tutup buku tanggal 31 desember 2009 penyewaan gedung tersebut baru berjalan 5 bulan dan inilah yang menjadi pendapatan perusahaan sebenarnya, dengan perhitungan 5/12 x Rp. 7.200.000 = Rp. 3.000.000,- ,maka jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut :

Pendapatan diterima dimuka Rp 3.000.000
Pendapatan sewa Rp 3.000.000
    1. Dicatat sebagai pendapatan
Kas Rp 7.200.000
Pendapatan sewa Rp 7.200.000

Dengan soal yang sama, maka jurnal untuk tanggal 3 agustusnya adalah :

Pada waktu tutup buku, dengan perhitungan 7/12 x Rp. 7.200.000,- = Rp. 4.200.000,-, maka jurnal penyesuaiannya adalah :

Pendapatan sewa Rp 4.200.000
Pendapatan diterima dimuka Rp 4.200.000
  1. Pendapatan yang masih harus diterima (Piutang pendapatan)

Piutang pendapatan adalah pendapatan yang belum diterima dan belum dicatat, tetapi sebagian sudah seharusnya diterima pada periode yang bersangkutan.

Tanggal 1 september 2008, PT X menyimpan uang di Bank Pasifik Rp. 1.000.000,- suku bunganya 18% pertahun dan bunga diterima oleh PT.X setiap 6 bulan sekali (tiap 1 maret dan 1 september) sehingga pada akhir periode akuntansi terdapat bunga yang diterima penundaannya selama 4 bulan.

Perhitungannya (1 sept – 31 des) yaitu  4/12 x18%  x Rp. 1.000.000,- = Rp. 60.000,-

Maka jurnal penyesuaiannya adalah :

Piutang Bunga Rp 60.000
Pendapatan Bunga Rp 60.000
  1. Biaya dibayar dimuka

Biaya dibayar dimuka adalah biaya biaya yang sudah dibayar pada awal periode untuk pembayaran biaya sampai beberapa periode yang dietentukan.

a. Dicatat sebagai harta

Pada tanggal 1 mei 2009 pemilik kios membayar biaya asuransi untuk periode satu tahun kepada PT. Aman sebesar Rp. 3.000.000,-

Jurnal untuk tanggal 1 mei adalah :

Asuransi dibayar dimuka Rp 3.000.000
Kas Rp 3.000.000

Pada tanggal 31 desember 2009, asuransi yang sudah terpakai (biaya asuransi) sebesar Rp. 2.000.000 (8/12 x Rp. 3.000.000,-), maka jurnal penyesuaiannya adalah :

Biaya Asuransi Rp 2.000.000
Asuransi dibayar dimuka Rp 2.000.000

b. Dicatat sebagai beban

Dengan soal yang sama, maka jurnal untuk tanggal 1 mei 2009 adalah :

Biaya Asuransi Rp 3.000.000
Kas Rp 3.000.000

Maka pada akhir periode, perhitungannya untuk asuransi yang belum terpakai adalah 4/12 x Rp 3.000.000,- = Rp 1.000.000,- , maka jurnal penyesuaiannya adalah :

Asuransi dibayar dimuka Rp 1.000.000
Biaya asuransi Rp 1.000.000
  1. Beban yang masih harus dibayar (Utang Beban)

Utang biaya adalah biaya – biaya yang telah diakui tapi belum dicatat.

Contoh, Perusahaan membayar upah buruh setiap 3 hari sekali. Tarif upah Rp. 100.000 perhari. Para buruh dibayar tiap hari senin. Ternyata tanggal 31 desember 2009 jatuh pada hari minggu. Ini berarti pada akhir periode akuntansi terdapat upah yang belum dibayar selama tiga hari adalah  3 x Rp 50.000,- = Rp. 150.000,-

Maka jurnal penyesuaiannya adalah :

Beban Gaji Rp 150.000
Utang gaji Rp 150.000
  1. Kerugian Piutang

Kerugian Piutang adalah taksiran kerugian piutang yang timbul karena adanya piutang tak tertagih. Pencatatannya dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara langsung dan tidak langsung.

Contoh, PT. XYZ merelakan piutang Tuan B sebesar Rp. 200.000,- karena usahanya bangkrut.

Jurnal Penyesuaian yang dicatat PT. XYZ pada tanggal 31 Desember 2008 adalah :

  1. Secara Langsung
Beban Penghapusan Piutang Rp 1.000.000
Piutang Usaha Rp 1.000.000
  1. Secara Tidak Langsung

Saat Dicadangkan jurnalnya adalah :

Beban Penghapusan Piutang Rp 200.000
Cadangan Piutang tak tertagih Rp 200.000

Saat dihapuskan jurnalnya adalah :

Cadangan PTT Rp 200.000
Piutang Usaha Rp 200.000
  1. Penyusutan

Semua akun yang termasuk kedalam aktiva tetap ( kecuali tanah ) yang dimiliki dan digunakan oleh perusahaan dalam beroperasi, akan semakin menyusut nilainya bersamaan dengan berkurangnya umur ekonomis.

Contoh, Di neraca saldo akun peralatan kantor memperlihatkan jumlah Rp. 2.000.000,-  Manajemen memutuskanbahwa penyusutan tiap tahun = 10% x Rp. 2.000.000,- = Rp. 200.000,- / tahun.

Maka jurnal penyesuaian pada tanggal 31 dsesember 2008 adalah sebagai berikut :

Beban Penyst. Perl. kantoe Rp 200.000
Akm. Penystn prlt. kantor Rp 200.000
  1. Perlengkapan

Biaya pemakaian perlengkapan adalah nilai sebagian dari harga beli perlengkapan yang telah digunakan selama periode akuntansi

Contoh, Perlengkapan di neraca saldo memperlihatkan jumlah Rp. 500.000,-. Setelah dihitung secara fisik, persediaan perlengkapan pada tanggal 31 desember 2008 sebesar Rp. 300.000,-  Ini berarti perlengkapan yang telah terpakai selama periode tersebut adalah (Rp.500.000 – Rp.300.000 = Rp.200.000,-)

Maka pada tanggal 31 desember 2008 pencatatan jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut :

Beban Perlengkapan Rp 200.000
Perlengkapan Rp 200.000
  1. Persediaan Barang dagang

v     Pendekatan Ikhtisar Laba-Rugi

Jurnal penyesuaian dengan pendekatan ikhtisar laba rugi hanya menyesuaikan barang dagang pada awal periode dan pada kahir periode.

Maka,  Jurnal penyesuaian barang dagang awal adalah sebagai berikut :

Ikhtisar Laba rugi Rp xxx
Persediaan barang dagang (nilai awal) Rp xxx

Adapun jurnal penyesuaian persediaan barang dagang pada akhir periode adalah sebagai berikut :

Persediaan barang dagang (nilai akhir) Rp xxx
Ikhtisar laba rugi Rp xxx
  1. Metode Pembelajaran
  • Ceramah
  • Tanya Jawab
  • Demonstrasi
  • Penugasan
  1. Langkah – Langkah Pembelajaran

1. Kegiatan Awal (15 ‘)

  • Melakukan pengecekan kehadiran siswa
  • Menarik perhatian siswa
  • Melakukan apersepsi tentang Akun transitoris dan akun antisipasi dan mengaitkannya dengan jurnal penyesuaian
  • Memberikan motivasi
  • Menyampaikan tujuan yang ingin dicapai setelah mengikuti kegiatan belajar-mengajar ini sebagai acuan

2. Kegiatan Inti (110’)

  • Guru menjelaskan materi tentang Jurnal Penyesuaian
  • Siswa diberikan sebuah contoh oleh guru mengenai jurnal penyesuaian
  • Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami

3. Kegiatan Penutup (10’)

  • Guru memandu siswa untuk membuat kesimpulan tantang materi Jurnal Penyesuaian agar pemahaman siswa semakin baik.
  • Mengkonsolidasi kembali perhatian siswa
  • Mengorganisasikan semua materi yang telah dipelajari

  1. Alat / Media dan Sumber Belajar

Alat  dan media :

–         Papan Tulis, Kapur dan Kalkulator

Sumber Belajar :

–         Akuntansi 1 untuk smk kelas X, Yudhistira

–         Memahami Akuntansi SMK seri A, Armico

  1. Penilaian

1. Jenis tagihan                   : Tes Tertulis

2. Bentuk tagihan                : Instrumen soal

3. Teknik penilaian  :

Aspek Skala Penilaian Catatan Keterangan
Kognitif 1 – 10 Dilakukan saat PBM
Afektif :

Minat,

Ketelitian,

Keaktifan,

Perhatian,

Disiplin

1 – 5 Dilakukan saat PBM 1= sangat kurang

2= kurang

3= cukup

4= baik

5= sangat baik

Psikomotor :

Persiapan belajar,

Proses pelaksanaan kegiatan,

Produktivitas kerja,

Ketepatan waktu

A – D Dilakukan saat PBM A= Sangat Baik

B= Baik

C= Cukup

D= Kurang

Soal dan jawaban terlampir

Mengetahui

Dosen Luar Biasa,

Marlina Nur

NIP. 13 634 104

Cimahi, Maret 2010

Mahasiswa Praktikan,

Selly Puspita A

NIM 0606697

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Nama Sekolah                          : SMK PGRI 2 Cimahi

Mata Pelajaran             : Akuntansi

Kelas / Semester                      : X AK – 2 / Genap

Kompetensi Keahlian                : Manajemen, Bisnis dan Kesehatan

Pertemuan Ke –                       :  2

Alokasi Waktu             : 3 x @45 menit

Standar Kompetensi                 : Menyusun Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Kompetensi Dasar                    : Membukukan Jurnal Penyesuaian

  1. Indikator

–          Dapat Menganalisa dokumen sumber penyesuaian

–          Dapat mencatat jurnal penyesuaian yang diperlukan dengan tepat

  1. Tujuan Pembelajaran

–          Siswa dapat menganalisa dokumen sumber penyesuaian

–          Siswa dapat mencatat jurnal penyesuaian yang diperlukan dengan tepat

  1. Materi Pembelajaran
  1. Pendapatan yang diterima dimuka
    1. Dicatat sebagai kewajiban

Contoh soal : Pada tanggal 3 Agustus 2009, sebuah perusahaan telah menyewakan sebagian dari gedungnya untuk jangka waktu satu tahun dan untuk ini perusahaan menerima uang sebesar Rp. 7.200.000,-

Jurnal untuk tanggal 3 agustus adalah :

Kas Rp 7.200.000
Pendapatan diterima dimuka Rp. 7.200.000

Pada waktu tutup buku tanggal 31 desember 2009 penyewaan gedung tersebut baru berjalan 5 bulan dan inilah yang menjadi pendapatan perusahaan sebenarnya, dengan perhitungan 5/12 x Rp. 7.200.000 = Rp. 3.000.000,- ,maka jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut :

Pendapatan diterima dimuka Rp 3.000.000
Pendapatan sewa Rp 3.000.000
    1. Dicatat sebagai pendapatan
Kas Rp 7.200.000
Pendapatan sewa Rp 7.200.000

Dengan soal yang sama, maka jurnal untuk tanggal 3 agustusnya adalah :

Pada waktu tutup buku, dengan perhitungan 7/12 x Rp. 7.200.000,- = Rp. 4.200.000,-, maka jurnal penyesuaiannya adalah :

Pendapatan sewa Rp 4.200.000
Pendapatan diterima dimuka Rp 4.200.000
  1. Pendapatan yang masih harus diterima (Piutang pendapatan)

Piutang pendapatan adalah pendapatan yang belum diterima dan belum dicatat, tetapi sebagian sudah seharusnya diterima pada periode yang bersangkutan.

Tanggal 1 september 2008, PT X menyimpan uang di Bank Pasifik Rp. 1.000.000,- suku bunganya 18% pertahun dan bunga diterima oleh PT.X setiap 6 bulan sekali (tiap 1 maret dan 1 september) sehingga pada akhir periode akuntansi terdapat bunga yang diterima penundaannya selama 4 bulan.

Perhitungannya (1 sept – 31 des) yaitu  4/12 x18%  x Rp. 1.000.000,- = Rp. 60.000,-

Maka jurnal penyesuaiannya adalah :

Piutang Bunga Rp 60.000
Pendapatan Bunga Rp 60.000
  1. Biaya dibayar dimuka

Biaya dibayar dimuka adalah biaya biaya yang sudah dibayar pada awal periode untuk pembayaran biaya sampai beberapa periode yang dietentukan.

a. Dicatat sebagai harta

Pada tanggal 1 mei 2009 pemilik kios membayar biaya asuransi untuk periode satu tahun kepada PT. Aman sebesar Rp. 3.000.000,-

Jurnal untuk tanggal 1 mei adalah :

Asuransi dibayar dimuka Rp 3.000.000
Kas Rp 3.000.000

Pada tanggal 31 desember 2009, asuransi yang sudah terpakai (biaya asuransi) sebesar Rp. 2.000.000 (8/12 x Rp. 3.000.000,-), maka jurnal penyesuaiannya adalah :

Biaya Asuransi Rp 2.000.000
Asuransi dibayar dimuka Rp 2.000.000

b. Dicatat sebagai beban

Dengan soal yang sama, maka jurnal untuk tanggal 1 mei 2009 adalah :

Biaya Asuransi Rp 3.000.000
Kas Rp 3.000.000

Maka pada akhir periode, perhitungannya untuk asuransi yang belum terpakai adalah 4/12 x Rp 3.000.000,- = Rp 1.000.000,- , maka jurnal penyesuaiannya adalah :

Asuransi dibayar dimuka Rp 1.000.000
Biaya asuransi Rp 1.000.000
  1. Beban yang masih harus dibayar (Utang Beban)

Utang biaya adalah biaya – biaya yang telah diakui tapi belum dicatat.

Contoh, Perusahaan membayar upah buruh setiap 3 hari sekali. Tarif upah Rp. 100.000 perhari. Para buruh dibayar tiap hari senin. Ternyata tanggal 31 desember 2009 jatuh pada hari minggu. Ini berarti pada akhir periode akuntansi terdapat upah yang belum dibayar selama tiga hari adalah  3 x Rp 50.000,- = Rp. 150.000,-

Maka jurnal penyesuaiannya adalah :

Beban Gaji Rp 150.000
Utang gaji Rp 150.000
  1. Kerugian Piutang

Kerugian Piutang adalah taksiran kerugian piutang yang timbul karena adanya piutang tak tertagih. Pencatatannya dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara langsung dan tidak langsung.

Contoh, PT. XYZ merelakan piutang Tuan B sebesar Rp. 200.000,- karena usahanya bangkrut.

Jurnal Penyesuaian yang dicatat PT. XYZ pada tanggal 31 Desember 2008 adalah :

  1. Secara Langsung
Beban Penghapusan Piutang Rp 1.000.000
Piutang Usaha Rp 1.000.000
  1. Secara Tidak Langsung

Saat Dicadangkan jurnalnya adalah :

Beban Penghapusan Piutang Rp 200.000
Cadangan Piutang tak tertagih Rp 200.000

Saat dihapuskan jurnalnya adalah :

Cadangan PTT Rp 200.000
Piutang Usaha Rp 200.000
  1. Penyusutan

Semua akun yang termasuk kedalam aktiva tetap ( kecuali tanah ) yang dimiliki dan digunakan oleh perusahaan dalam beroperasi, akan semakin menyusut nilainya bersamaan dengan berkurangnya umur ekonomis.

Contoh, Di neraca saldo akun peralatan kantor memperlihatkan jumlah Rp. 2.000.000,-  Manajemen memutuskanbahwa penyusutan tiap tahun = 10% x Rp. 2.000.000,- = Rp. 200.000,- / tahun.

Maka jurnal penyesuaian pada tanggal 31 dsesember 2008 adalah sebagai berikut :

Beban Penyst. Perl. kantoe Rp 200.000
Akm. Penystn prlt. kantor Rp 200.000
  1. Perlengkapan

Biaya pemakaian perlengkapan adalah nilai sebagian dari harga beli perlengkapan yang telah digunakan selama periode akuntansi

Contoh, Perlengkapan di neraca saldo memperlihatkan jumlah Rp. 500.000,-. Setelah dihitung secara fisik, persediaan perlengkapan pada tanggal 31 desember 2008 sebesar Rp. 300.000,-  Ini berarti perlengkapan yang telah terpakai selama periode tersebut adalah (Rp.500.000 – Rp.300.000 = Rp.200.000,-)

Maka pada tanggal 31 desember 2008 pencatatan jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut :

Beban Perlengkapan Rp 200.000
Perlengkapan Rp 200.000
  1. Persediaan Barang dagang

v     Pendekatan Ikhtisar Laba-Rugi

Jurnal penyesuaian dengan pendekatan ikhtisar laba rugi hanya menyesuaikan barang dagang pada awal periode dan pada kahir periode.

Maka,  Jurnal penyesuaian barang dagang awal adalah sebagai berikut :

Ikhtisar Laba rugi Rp xxx
Persediaan barang dagang (nilai awal) Rp xxx

Adapun jurnal penyesuaian persediaan barang dagang pada akhir periode adalah sebagai berikut :

Persediaan barang dagang (nilai akhir) Rp xxx
Ikhtisar laba rugi Rp xxx
  1. Metode Pembelajaran
  • Ceramah
  • Tanya Jawab
  • Demonstrasi
  • Penugasan
  1. Langkah – Langkah Pembelajaran

1. Kegiatan Awal (15 ‘)

  • Melakukan pengecekan kehadiran siswa
  • Menarik perhatian siswa
  • Melakukan apersepsi tentang Akun transitoris dan akun antisipasi dan mengaitkannya dengan jurnal penyesuaian
  • Memberikan motivasi
  • Menyampaikan tujuan yang ingin dicapai setelah mengikuti kegiatan belajar-mengajar ini sebagai acuan

2. Kegiatan Inti (110’)

  • Guru menjelaskan materi tentang Jurnal Penyesuaian
  • Siswa diberikan sebuah contoh oleh guru mengenai jurnal penyesuaian
  • Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami

3. Kegiatan Penutup (10’)

  • Guru memandu siswa untuk membuat kesimpulan tantang materi Jurnal Penyesuaian agar pemahaman siswa semakin baik.
  • Mengkonsolidasi kembali perhatian siswa
  • Mengorganisasikan semua materi yang telah dipelajari

  1. Alat / Media dan Sumber Belajar

Alat  dan media :

–         Papan Tulis, Kapur dan Kalkulator

Sumber Belajar :

–         Akuntansi 1 untuk smk kelas X, Yudhistira

–         Memahami Akuntansi SMK seri A, Armico

  1. Penilaian

1. Jenis latihan                : Tes Tertulis

2. Bentuk latihan             : Instrumen soal

3. Teknik penilaian  :

Aspek Skala Penilaian Catatan Keterangan
Kognitif 1 – 10 Dilakukan saat PBM
Afektif :

Minat,

Ketelitian,

Keaktifan,

Perhatian,

Disiplin

1 – 5 Dilakukan saat PBM 1= sangat kurang

2= kurang

3= cukup

4= baik

5= sangat baik

Psikomotor :

Persiapan belajar,

Proses pelaksanaan kegiatan,

Produktivitas kerja,

Ketepatan waktu

A – D Dilakukan saat PBM A= Sangat Baik

B= Baik

C= Cukup

D= Kurang

Soal dan jawaban terlampir

Mengetahui

Dosen Luar Biasa,

M

NIP.

Cimahi, Maret 2010

Mahasiswa Praktikan,

Selly Puspita A

NIM

Komentar»

1. tnu - September 30, 2010

mba saya minta referensinya ys…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: